SELAMAT DATANG !

Selamat datang !, kami menghargai anda untuk berbagi ilmu,pengetahuan dan saran-saran yang membangun . Kirim via email : Wyudiani@yahoo.com atau yudiedu99@gmail.com Bravo semuanya.

Translate

Jumat, 02 Desember 2011

BEST PRACTICE GURU TINGKAT NASIONAL TAHUN 2011: SEBUAH PRESTASI AWAL,....

    Dari sebuah kerutinan yang dilakukan oleh seorang guru membuahkan sebuah hasil yang membanggakan dan tidak sia-sia. Keprofesionalan berlanjut bagi seorang guru sangatlah patut dimiliki dan suatu keharusan . Menurut Alvin  Truffler."Seorang dikatakan buta huruf di abad 21 ini bukan karena ia buta huruf  tidak bisa membaca dan tulis menulis tapi orang yang tidak mau belajar, tidak mau berkembang dalam  mencari  hal yang baru dan jalan ditempat dengan pola-pola yang lama. Apakah kita termasuk yang buta huruf abad 21?. Mudah-mudahan tidak!.. Mari kita sisingkan lengan kita untuk membina dan mendidik anak bangsa kita menjadi anak mandiri dan berkarakter dengan metode mengajar yang inovatif sesuai perkembangan  jaman. Mendidik  dan mencetak anak bangsa ini tidak seperti memproduksi sebuah alat atau benda yang ada kemungkinan bisa diulang kembali apabila ada kegagalan,tapi harus benar-benar ekstra hati-hati dengan berbagai cara dan metode agar nantinya mereka siap-siap menjadi manusia  terampil dan bermartabat.
      Seorang guru dari tahun-ke tahun mestinya selalu berkaca pada dirinya juga pada Sang Khalik, apakah kita sudah betul-betul menjalankan amanah yang diberikan sang khalik, Amanah apa!,,yah amanah yang dititipkan oleh orang tua untuk mendidik anaknya,,Sudahkah!,,memegang amanah itu,?,barangkali  jawaban itu berpulang pada diri kita sendiri,,yang jelas pastinya seorang kopral tidak salah menembak, apabila jendral tidak salah memberikan instruksi. Mari kita renungkan bersama!..sudah berapa banyak anak-anak kita yang diajarkan kita menjadi berhasil,,jika banyak berhasil itu adalah  pundi-pundi amal kita diakhirat nanti,,jika tidak,,berarti kita sudah menyumbangkan sebuah generasi yang gagal  pada bangsa ini, tentunya banyak yang dikecewakan , bangsa ini, orang tua,anak dan tentunya ada pengadilan diakhirat nanti. Kata Tuhan!..Apa yang sudah kau ajarkan pada anak-anak itu sehingga ia menjadi seperti ini. Huu,,menakutkan.!
      Best praktice merupakan suatu ide atau langkah langkah baru yang telah memberikan kontribusi luar biasa dan berkesinambungan, inovatif dalam memperbaiki kehidupan masyarakat. Seorang guru,kepala sekolah dan pengawas sekolah mempunyai perbedaan tupoksi yang diembannya. Seorang pengawas lebih menitik beratkan supervisi akademis dan manejemen pada tiap-tiap sekolah sementara kepala sekolah pada leadership dan manajemen sekolah sedangkan seorang guru lebih fokus pada pembelajaran. Dalam hal ini guru yang telah bertahun-tahun mengajar apakah masih menggunakan pola-pola mengajar model lama hingga sekarang atau terus mencari inovasi-inovasi baru dalam hal pembelajaran. Berdasarkan permenegpan dan reformasi birokrasi nomor 16 tahun 2009 tentang jabatan fungsional guru  dijelaskan adanya keharusan dan kewajiban seorang guru untuk melakukan pengembangan keprofesian berlanjut yaitu pengembangan kompetensi guru yang dilaksanakan sesuai dengan kebutuhan,berkelanjutan untuk meningkatkan keprofesionalitasnya.

       Pengembangan keprofesian berkelanjutan (d/h Pengembangan Profesi ) merupakan salah satu dari unsur utama yang kegiatannya dapat diberikan angka kredit  (bagi PNS,,,hehe) yaitu yang terdiri dari tiga  macam kegiatan :  (1) Pengembangan diri : mengikuti diklat fungsional,melaksanakan kegiatan kolektif guru. (2). Publikasi Ilmiah :membuat publikasi ilmiah atas hasil penelitian,membuat publikasi buku. (3). Karya inovatif : menemukan teknologi tepat guna,menemukan/menciptakan karya seni, membuat/memodifikasi alat pelajaran dan mengikuti pengembangan penyusunan standar,pedoman,soal dan sejenisnya, mo lebih jelasnya silahkan baca buku : Publikasi Ilmiah dalam Pengembangan Keprofesian Berlanjut (PKB), Penerbit Cakrawala Indonesia, Tim penulis : Suhardjono,Suparno,Supardi dan Abdoel Azis Hoesien, 2011.
        Melalui mimbar ini saya membagi sebuah pengalaman untuk seorang guru yang bekerja di Instansi Swasta ( Sekolah Swasta ,,Red). Banyak rekan-rekan mengajar di sekolah swasta mencibirkan dengan nada yang cukup sinis dan membuat kita patah arang , Buat apa sih melakukan Penelitian Tindakan Kelas, toh pemerintah  kita tidak memperhatikan hasil PTK kita,,kalo di Sekolah Negeri yang notabene PNS ada aturan mainnya makanya mereka semangat, kesinisan mereka memang betul  dan terbukti tidak ada untuk sekolah swasta ,bahkan saya pernah mengajukan pertanyaaan pada pertemuan-pertemuan nasional  terutama tentang kebijakan baru adanya PKB hampir semua rata-rata menjawab swasta adalah punya yayasan dan tentunya  yang memberikan insentif pihak yayasan, wah-wah kalo betul pihak yayasan yang memberi mantap juga,,tapi itu hanya sebuah mimpi   berapa banyak yayasan yang mau menghidupkan pendidikan bangsa ini yang ada adalah visi yayasan dan hampir  semuanya  seragam " Hidup kami di dunia Pendidikan".. ( capeh...deH)..Dengan langkah mantap dan Biarkan anjing menggonggong kafilah berlalu saya tak peduli dengan kesinisan rekan-rekan sama pengajar. Saya tetap melakukan tuntutan yang diinginkan sebagai guru profesional dengan berbagai latar belakang, saya selalu  mencoba melakukan inovasi terbaru untuk sebuah pembelajaran makanya tidak heran hampir setiap tahun selalu menyelesaikan sebuah PTK dan ini Insya Allah menjadikan sebuah tradisi pada pada program tahunan ( Kata  Bang Arswendo, kalo kita sudah keranjingan menulis,maka kita akan ketagihan dan ketagihan,...) ada benarnya juga Bang Wendo ini. Memang awalnya berat untuk menulis tapi kalau sudah jadi pembiasaan yah itu inginnya nulis aja, yang penting jangan nulis yang enggak-enggak yah  hehe. Tanpa dinyana waktu ada sayembara Penulisan Best Practice Tingkat Nasional Tahun 2011 yang diselenggarakan oleh Kemendiknas , pengalaman terbaik saya dapat nominasi masuk finalis. Dan yang lebih heboh dan mantap saya juga salah  satu peserta terbaik Best  Practice Guru. Alhamdulillah suatu hasil yang tidak sia-sia,,, bermanfaat buat anak-anak  dan tentunya ada penghargaan sendiri dari Kemendiknas. Ayolah    rekan-rekan Guru Swasta kita maju bersama memajukan anak bangsa ini tanpa memikirkan " Apa yang sudah berikan Negara Ini pada saya,, tapi apa yang  sudah saya berikan untuk negara ini ". Saya  yakin Allah SWT akan melihat kerja keras kita hanya saja hasilnya belum diperlihatkan sekarang !.Bravo untuk semua guru... Met Ulang tahun yah Guru Indonesia !.. Di bawah ini fhoto kegiatan lomba sayembara Best Practice Tingkat nasional. 7-9  November 2011 ,Cisarua, Jawa Barat.    
 
                                    Gambar 1. Para Dewan Juri  dari UNES,UNJ dan UNBRAW

                                      Gambar 2. Pengumuman Lomba Best Practice



0 komentar:

Poskan Komentar